Keberhasilan Polres Lamongan Ungkap Kasus Tindak Kekerasan Dimuka Umum

    Keberhasilan Polres Lamongan Ungkap Kasus Tindak Kekerasan Dimuka Umum

    LAMOMGAN - Kasus yang sempat viral di media sosial terkait Pemblokiran Jalan yang dilakukan oleh ratusan Pesilat di wilayah Ngimbang menuntut kepolisian agar mengusut tuntas kasus penganiayaan dikarenakan salah satu rekannya menjadi korban.

    Senin (07/03/2022) pagi, Kepolisian Resort Lamongan menggelar Press Release Ungkap Kasus Tindak Kekerasan di Muka Umum atau Penganiayaan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA. S.I.K. di dampingi Kasat Reskrim Polres Lamongan  AKP YOAN SEPTI HENDRI. S.I.K, Kanit 1 IPDA SUNANDAR. S.H., M.H, beserta Kasi Humas Polres Lamongan IPTU JINANTO. S.H bertempat di Ruang Loby Sat Reskrim polres Lamongan.

    “ Pada tanggal 07 Februari 2022 terjadi tindak kekerasan dimuka umumyang dilakukan oleh sekitar 5 orang di Naik Daun Coffe tepatnya di Dusun Balong Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang, dari ke 5 tersangka tersebut saat ini telah diamankan 2 orang tersangka dan mengakui bahwa mereka melakukan tindak kekerasan ini.” Ungkap AKBP MIKO.

    KINERJA.CO.ID
    market.biz.id KINERJA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Upaya kami tentu saja yang pertama akan segera melakukan penangkapan terhadap ke 3 tersangka lainnya, keduanya akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan untuk bersama sama kita bisa memberikan edukasi kepada yang masih sekolah bahwa tindakan atau perbuatan ini adalah melanggar hukum, yang ketiga tidak bisa dipungkiri bahwa pelaku ini merupakan Anota Perguruan Silat.” tambahnya.

    Dari pengakuan pelaku, pelaku diajak dan disuruh oleh seniornya di Perguruan Silat tersebut.  Hal ini juga akan dikomunikasikan dengan Perguruan Silat yang ada sehingga bisa memberikan edukasi dan pemahaman kepada anggotanya agar tidak melakukan perbuatan yang tidak benar.

    Kedua pelaku S dan SA berhasil diamankan dirumah oleh Tim Jaka Tingkir bersama Anggota Unit Reskrim Polsek Ngimbang beserta barang bukti berupa 1 (satu) buah gelas mika dalam keadaan pecah dan 10 (sepuluh) keping pecahan gelas kaca.

    “ Karena korbannya masih pelajar dan termasuk dibawah umur, Pasal yang kita kenakan kepada tersangka yang pertama pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara selama lamannya 7 (tujuh) tahun dan Junto Pasal 80 UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 3 (tiga) tahun dan denda sebesar Rp. 72.000.000, - ( Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah).” tutupnya. (Jon)

    LAMONGAN
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Kunjungan Kerja Ketua DPR RI Di Kabupaten...

    Artikel Berikutnya

    Perbaiki Akses Jalan, TNI di Kembangbahu...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 417

    Postingan Tahun ini: 1712

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 397

    Postingan Tahun ini: 2299

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 155

    Postingan Tahun ini: 610

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 126

    Postingan Tahun ini: 497

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Kanwil Kemenkumham Jateng Jalin Sinergi Dengan Kodam IV Diponegoro 
    Warga Kota Tegal Dapat BLT Minyak Goreng dan Dapat Vaksin Gratis
    Danramil Pangkah Bekali Materi Bela Negara Kepada Siswa-Siswi SMA dan SMK Se Kabupaten Tegal
    Babinsa Koramil Balapulang, Kodim Tegal Cek Harga Minyak Goreng di Wilayah

    Rekomendasi

    ITS Ajak Siswa Sekolah Mengenal Dunia Robotika
    UNAIR Luluskan 1034 Mahasiswa pada Wisuda Juni 2022
    Kapolri Lepas Pesepeda yang Pecahkan Rekor MURI, Gowes Sejauh 508 Km 
    Resmi, Kabupaten Gresik Miliki Rumah Vokasi Pertama di Indonesia
    Siti Nurbaya Bakar Dikukuhkan Sebagai Profesor Kehormatan UB

    Ikuti Kami